Dan Aku Belum Pernah Kecewa dalam Berdo’a kepada-Mu, ya Allah

Bismillaah.
Dari Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,
Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah.”
(HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits)

Sstt.. Apakah kamu sedang dirundung duka? Kekhawatiran? Memiliki banyak masalah? Serahkan kepada Allah. Semoga Allah memberikan kemudahan.

12800262_803261413140309_7733406900234352694_n

Ibnul Qayyim berkata,
“Akan tetapi apabila hamba ingin mengatur dirinya sendiri, menentukan pilihannya sendiri, dan hanya mementingkan kemauannya tanpa memedulikan hak Rabbnya, niscaya Allah akan mengabaikannya dan menyerahkan urusannya kepada dirinya sendiri.
Akibatnya munculah rasa resah, gelisah, sedih, tidak bahagia, cemas, lelah dan susah hati serta keburukan. Orang yang demikian tidak memiliki hati yang bersih dan perbuatan yang suci. Cita-citanya tidak akan pernah tercapai dan ia tidak akan pernah meraih ketenangan maupun kebahagiaan. Bahkan ironisnya, semua kepayahan dan keletihannya itu tidak bisa menjadi bekal untuk kehidupan akhirat kelak.” (Fawaidul Fawaid, hlm. 113)

Serahkanlah kepada Allah dan berdo’alah:

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ، بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ، أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ، وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا

“Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb yang berdiri sendiri (tidak butuh segala sesuatu), dengan rahmat-Mu aku meminta pertolongan.
Perbaikilah segala urusanku dan jangan serahkan kepadaku
sekalipun sekejap mata selamanya
(tanpa mendapat pertolongan dari-Mu)

Do’a di atas selalu dibaca saat dzikir pagi dan petang. Apabila diulang terus setiap selesai shalat baik sebelum maupun sesudah salam, maasyaa Allah.. hati akan tenang. Karena kepada siapakah kita hendak menyerahkan urusan kita kalau bukan kepada Allah? Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri.

Sungguh..
Tatkala engkau merasa jumawa saat mengemban tugas,
Tatkala engkau merasa hebat dengan kepandaian dan kemampuan yang dimiliki,
Tapi kelak, ada saatnya engkau lemah.
Butuh pertolongan, butuh sandaran, butuh tempat mengadu.

Aduhai… seharusnya sebelum kepayahan itu datang, hendaknya kita selalu menyerahkan segala urusan kepada Allah.

Sungguh indah nasihat fulanah, “Rindukanlah Allah di setiap detik ..”

Dan aku pun juga akan berkata, “Serahkanlah urusan kita kepada Allah. Sekecil apapun. Maka ketika kesedihan itu datang, di mata kita itu hanyalah riak kecil yang tidak akan menenggelamkan (membuat sedih berkepanjangan).”

Ingat perkataan nabi Zakaria?

“……dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku.” (QS. Maryam: 04)

Ummu ‘Aisyah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s