Hadiah ♥♥

Bismillah.

Alhamdulillaahilladzii bini’matihi tatimmushshaalihaat..
Skripsi selesai dan akhir Mei sidang pun dilakukan. Kemudian setelah itu, pengumuman lulus sekaligus menyandang status baru ‘bukan mahasiswa’ membuat lega plus kaget hehe..

Dan…
sesuai yang telah kami (saya sekeluarga) rencanakan setelah selesai sidang (lulus kuliah), persiapan untuk acara keluarga kami pun dilakukan. Tepatnya 18 Juli 2017 alhamdulillaah acara tersebut berjalan dengan lancar.

Acara yang menurut saya sendiri sangatlah agung dan suci. Perpindahan tanggung jawab dari orang tua ke laki-laki asing yang kemudian disebut suami. Perjanjian yang sangat agung sehingga membuat ‘Arsy Allah bergetar, mitsaqon ghalizho.

Iya.
Alhamdulillaahillaadzii bini’matihi tatimmushshaalihaat, tanggal 18 Juli 2017 saya bersama laki-laki yang bernama Dwi Amri Wikusno telah melangsungkan akad dan walimatul ‘urs kami berdua. Setelah ijab qabul maka berubahlah status saya yang tadinya bukan mahasiswa single menjadi menikah.

pp 3

Setelah ijab qabul..
saya sudah menjadi istri dia
dan dia sudah menjadi suami saya.
ckck

Acara sakral ini sebenarnya yang membuat saya harus ‘lari’ pas ngerjain skripsi soalnya syarat dari bapak-ibu: boleh menikah asalkan udah lulus (walaupun belum wisuda hihi). Tapi H-sebulan malah saya bertanya-tanya: kok waktu berjalan cepat ya? Lama-lama menjadi H-seminggu, H-5 hari dan H-1. ckck..
Yang tadinya ngerjain skripsi aja malah jadi semangat kok pas menghitung hari perasaan jadi campur aduk. Takut, sedih, senang, dll.

Kami menjalani ta’aruf dari bulan Oktober tahun 2016 dilanjut nazhor lalu khitbah dan lama saat menunggu hari H karena harus menunggu saya lulus kuliah dulu :(.
Proses ta’aruf yang tidak kami saya kira bakal berlanjut sampai menikah. Kenapa? Karena saya dan beliau belum mengenal sama sekali.
Menjelang hari H yang membuat saya selalu was-was. Bagaimana tidak, kalau ketetapan Allah bisa saja terjadi. Maka dari itu, ntah kenapa kok saya malah merasa takut dan sedih yang dominan menjelang hari H bahkan beberapa jam sebelum akad nikah. hehe..

Tapi segala puji bagi Allah.. acara berlangsung dengan lancar dan sekarang kami LDM untuk sementara 😀

Mohon doanya untuk pernikahan kami berdua. Semoga menjadi pernikahan yang diberkahi Allah. Membangun rumah tangga sesuai tuntunan syariat dan melahirkan anak-anak yang sholih dan sholihah.
Jazaakumullaahu khairan. ♥♥

~N&A

Pulang

Bismillah.

Sudah tiga kali ibu ngode nyuruh pulang. Plus berkali-kali telepon cuma buat nanya, “Jadinya kapan pulang?” berakhir dengan jawabanku yang cuma bisa bilang, belum tau lalu teleponnya langsung ditutup. Dan hal tersebutlah yang membuat ngga sabaran pengen cepat pulang, tapi ngga tau ya.. kok semester-semester akhir malah banyak gangguan. Mesti nyelesaikan ini itu bahkan menunggu sesuatu yang penting dan lebih ke nggantung (?).

Buat yang semester awal kuliahnya pergunakan waktu buat keluarga dengan baik deh ya. Pergunakan waktu pas liburan dengan baik. Pulang ke rumah. Ketemu bapak-ibu, bantu-bantu walau mungkin banyaknya malah makan-tidur. Tapi toh kebersamaan dengan mereka berharga dan pasti langka kan? Pergunakan waktu libur buat main atau mempererat hubungan dengan kakak atau adik. Ah pasti kangen kalau udah sibuk terus ngga bisa pulang. Apalagi kalau Ramadhan gini. Sedih pasti kalau ngga bisa pulang bahkan walau bisa pulang tapi di rumah cuma bisa seminggu yang artinya seminggu berpuasa di tengah keluarga, tetep aja sedih.

Kalau ditanya apa yang paling diinginkan, semoga jawabannya: pengen jadi anak yang bisa maksimalin baktinya sama bapak-ibu. Jadi saudara yang baik juga buat kakak atau adik (buat yang punya). ❤

sukses-bakti

Continue reading

Dua orang spesial

PERKENALKAN

Ia adalah perempuan yang berhati lembut dan penuh kasih. Cintanya sangat tulus tanpa minta dibalas materi. Ia merupakan perempuan yang paling kuat dan pemberani. Bayangkan saja, hujan lebat dilengkapi petir bersahutan, ia tetap menerjangnya. Keluar rumah menjemput anaknya yang sedang di surau. Bagi siapapun -termasuk aku- keluar rumah dalam keadaan seperti itu membuat berpikir berkali-kali.

Ia adalah perempuan yang aku panggil IBU.

Continue reading

Malam setelah hujan

11008564_905693949468640_820184868974955491_n

Malam setelah hujan.

Sudah tidak terdengar lagi suara gemercik air hujan. Tapi tanah-tanah dibuat basah. Terdapat genangan air juga. Udara semakin sejuk.

Salam rindu dari sini, malam setelah hujan, salam rindu untuk ibu.

Perempuan yang pengorbanannya tidak pernah bisa terbalas.
Perempuan yang hatinya luas untuk penerimaan.
Perempuan yang telah melewati fase klimaks, berganti status.
Perempuan yang mengajarkan arti penerimaan dan pengertian dengan sebenar-benarnya.
Perempuan yang telah memberikan kasih sayang dan cinta dengan tulus. Ya, tulus.

Oh ya,
perempuan yang mengabdikan dirinya kepada seorang laki-laki yang dulu asing baginya, ayah.
Terhitung sampai saat ini, beliau telah hidup bersama ayah selama 21 tahun. Belum lama memang dibandingkan bersama orang tuanya, kakek-nenek.
Perempuan yang telah membuang egonya dan membesarkan anak-anaknya, kami, dengan penuh kasih.

Ibu.

Tempat kembali pulang.
Tidak ada tempat pulang sebaik rumah. Ada diantara ibu dan ayah.

Malam setelah hujan.
Salam rindu untuk ibu,
perempuan yang sangat istimewa ❤ .

Miliki rumah idaman, Yuk!

Kado untuk:

  • siapapun yang mengidamkan memiliki rumah sendiri,
  • siapapun yang saat ini masih mengontrak rumah,
  • siapapun yang saat ini masih tinggal bersama orang tua atau pun mertua,

Sekaligus ini merupakan kado – kabar gembira – tawaran menarik.
Mau rumah di tempat abadi?
Rumah di tempat yang sangat indah tanpa bisa digusur, ngga akan kena banjir, ngga perlu bayar cicilan KPR, kaya atau miskin bisa memilikinya dan keindahan lainnya. Pun bisa punya rumah tersebut lebih dari satu. Silakan di’bold’ lebih dari satu.

Mau?

Bisa dicicil sekarang rumahnya, yuk!

Caranya?

Ada yang paling gampang, biidznillah..

Baca surat Al-Ikhlas sebanyak 10 kali.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Barangsiapa yang membaca surat (Qul huwallahu ahad) sebanyak sepuluh kali, niscaya Allah akan membangunkan untuknya rumah di Surga.” (HR. Ahmad, dishahihkan oleh Albani dalam Shahihil Jami’ No. 6472)

Gampangkan?

Tapi ada tambahannya, ikhlaskan niat dan selalu minta pertolongan Allah Ta’ala. Semudah apapun amalan itu, akan susah dan malas dilakukan kalau kita lupa meminta pertolongan dari Allah.

tumblr_nip7r7vnCm1qf8em3o2_r1_500

Yuk bangun rumah di Surga. Ajak juga ayah, ibu, keluarga, sahabat dan yang lainnya buat membangun rumah di Surga.

Tidak akan hilang titipan-Nya

أَسْتَوْدِعُكُمُ اللهَ الَّذِيْ لاَ تَضِيْعُ وَدَائِعُهُ

Aku menitipkan kamu kepada Allah yang tidak akan hilang titipan-Nya.”
(HR. Ahmad 2/403, Ibnu Majah 2/943, dan lihat Shahih Ibnu Majah 2/133)

Itu adalah doa musafir kepada orang yang ditinggalkannya.

“…..tidak akan hilang titipan-Nya.”

Titipkanlah orang-orang yang kita cintai kepada Allah. Ibu, ayah, kakak, adik, suami, istri, anak, dan lainnya, titipkanlah kepada Allah.

574608_418649748155099_982439831_n

Mintalah kepada Allah agar Ia menjaga mereka dengan sebaik-baik penjagaan. Adakah yang perlindungan dan penjagaannya kuat selain Allah?

Jangan lupa juga, titipkan urusan kita kepada Allah pun titipkan hati kita kepada Allah.

Allah Ta’ala akan menjaganya dengan sebaik-baik penjagaan.

Wanita panutan

Sosok perempuan pintar, mulia, dan menjadi panutan…

Ia adalah Ummul Mukminin, Ummu Abdillah, Aisyah binti Abu Bakar, Ash-Shiddiqah binti Ash-Shiddiq, kekasih Rasulullah  ﷺ, wanita faqih. Kun-yahnya adalah Ummu Abdillah yang diberikan oleh Nabi ﷺ kepadanya dengan nama keponakannya, Abdullah bin Zubair.

Ia -Aisyah radhiyallaahu ‘anha– wanita yang paling dicintai oleh manusia paling mulia, Rasulullah ﷺ.

Continue reading