Umumnya.. tapi..

(Curhat)

18423788_463106944026244_744820658229511673_n

Sebagaimana harapan orang tua pada umumnya, harapan bapak ibu pun sama -melihat anaknya sukses dengan setidaknya pernah mencicipi pekerjaan (merasakan bekerja).
Sebagaimana perasaan anak-anak pada umumnya, perasaanku sebagai seorang anak dari bapak ibu pun sama -ingin melihat mereka bahagia kalau bisa mewujudkan keinginan mereka.

Tapi –bukanlah apa dayaku sebagai anak– beberapa pertimbangan sudah dilakukan, Begitulah kiranya sebelum memberi keputusan.
(Boleh ngga kalau bilang seandainya? Ya, sayangnya tidak boleh menggunakan kata andai)
Andai bapak ibu mengijinkan untuk meneruskan belajar di tempat yang apabila telah selesai masa belajar tidak akan memperoleh gelar, maka itulah keinginan terbesar.
Andai bapak ibu mengijinkan untuk bekerja dimana di sana diijinkan begini begitu, maka itulah harapan.

Tapi (lagi-lagi tapi), pertimbangan lain.
Walau wajah tidaklah ayu,
tubuh tidaklah ‘bagus’,
diri tidaklah pandai,
tapi bunga tetaplah bunga. Akan tetap mengundang ia yang tabiatnya tergoda.

Continue reading

Advertisements

Hidup itu bagai mawar

1794734_881440931875976_1546290316681838663_n

Hidup itu bagai mawar..
Di dalamnya ada keindahan yang membuatmu bahagia, dan ada duri yang kadang membuatmu terluka.

Yakinilah….
Apa yang telah ditakdirkan untukmu pasti akan kau raih sekalipun engkau lemah.
Dan apa yang ditakdirkan untuk selainmu, takkan bisa kau raih dengan segala kekuatanmu.

Tak ada yang sempurna selain Allah.
Jadi.. berhentilah menuntut kesempurnaan dari orang lain.

Tak perlu bersedih bila kebaikanmu tidak dihargai. Karena bila penduduk bumi tidak menghargaimu, maka ada Allah yang akan memberkatimu.

Continue reading